Ada yang berbeda dari pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012. Perubahan positif ini bertujuan mempermudah calon mahasiswa yang berasal dari luar kota.

Jika tahun lalu, pendaftaran SNMPTN harus dilakukan di universitas tujuan, maka pada 2012 para pelajar tidak perlu melakukannya lagi.

Mereka bisa mendaftar SNMPTN sesuai minat dan bakat meski berada jauh dari kampus tersebut.

Hal ini disampaikan Managing Director Institutional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman dalam peluncuran SNMPTN 2012 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Jadi, pelajar yang ada di Padangsidempuan misalnya, tidak perlu datang ke Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk mendaftar. Mereka bisa langsung melakukan pendaftaran di sana,” kata Abdul di Kemendikbud, tadi malam.

Abdul menyebutkan, Bank Mandiri selaku mitra kerja sama dalam SNMPTN 2012, juga mencoba memberikan kenyamanan dalam pembayaran biaya pendaftaran SNMPTN melalui berbagai cara.

“Pembayaran tidak lagi harus dilakukan dengan mendatangi bank secara langsung, tapi bisa lewat internet (e-banking), pembayaran via SMS, transfer lewat ATM, dan sebagainya,” ujarnya.

Penambahan fasilitas ini, lanjutnya, bertujuan mempermudah akses bagi para calon mahasiswa yang berada di lokasi-lokasi terpencil sekalipun.

“Berbagai fasilitas ini memungkinkan para calon mahasiswa melakukan pembayaran di luar hari dan jam kerja. Apalagi biasanya mereka memang suka melakukan pendaftaran pada tiga hari menjelang penutupan. Maka, fasilitas ini akan mempermudah mereka,” kata Abdul menjelaskan.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua Umum SNMPTN 2012, Akhmaloka mengungkapkan, penyelenggaraan SNMPTN kali memang tidak biasa. “SNMPTN 2012 bukan SNMPTN biasa. Pada 2012, SNMPTN berfokus pada pemantapan dan integrasi antara Bidik Misi dengan SNMPTN,” kata Akhmaloka.

Dia mengatakan, meski ada beberapa perubahan dalam SNMPTN, untuk biaya pendaftaran SNMPTN ujian tertulis tetap sama seperti tahun lalu. “Untuk kelompok IPS dan dikenakan biaya Rp150ribu. IPC sebesar Rp175ribu sementara untuk ujian keterampilan sebesar Rp150ribu per orang dan dibayarkan pada saat mengikuti ujian tersebut,” ujar Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

Terdapat berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru pada sebuah perguruan tinggi, yakni ujian mandiri, reguler (SNMPTN), maupun Bidik Misi. Tahun ini, jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN yang memiliki kuota terbesar adalah SNMPTN, baik jalur undangan maupun ujian tertulis dengan komposisi minimal 60 persen dari seluruh bangku yang tersedia di PTN tersebut.