Berhati-hati mengunduh data karena ketika berkas dan aplikasi palsu diunduh, tanpa disadari virus yang diinjeksi melakukan serangan kepada sistem informasi.

Berhati-hatilah mengunduh data dan menyimpan data pribadi di jejaring sosial dan telepon seluler karena itu menjadi sasaran empuk bagi para peretas.

Ignatius Mantra dosen jaringan komputer dan keamanan informasi di ABFII Perbanas Institute, mengatakan aplikasi palsu di mesin pencari dapat menyerang sistem informasi dan mencuri data-data pribadi.

“Tidak semua berkas dan aplikasi di mesin pencari dalam kondisi bersih, karena ada yang sudah diberikan muatan malware, botnet dan Trojan oleh peretas,” ujarnya, hari ini.

Dia memperingatkan pengguna komputer untuk berhati-hati ketika mengunduh data karena ketika berkas dan aplikasi palsu diunduh, tanpa disadari virus yang diinjeksi melakukan serangan kepada sistem informasi di mana komputer pengunduh itu berada.

“Sebenarnya para peretas sudah melakukan riset untuk menemukan kelemahan jejaring media sosial dan menempatkan aplikasi yang dapat mengambil data pemilik akun,’ ujar Mantra.

Mantra memperingatkan bahwa telepon seluler tidak aman dari kemungkinan pencurian data.

“Jenis serangan terakhir terhadap keamanan informasi yang diperkirakan akan banyak digunakan adalah melalui perangkat bergerak seperti ponsel,” ujarnya.